 | Terobosan Baru |  |
| MENINGKATKAN Pendapatan PTS, Sumber Daya dan Kualitas Pendidikannya |
Tautan Penulis | ⚪ Cari Lowongan Pekerjaaan ⚪ Daftar Undang2 Kota ⚪ KPK, Presiden, NKRI, MA, dsb ⚪ Konsulat Jenderal Niger ⚪ Link Web Indonesia ⚪ ⚪ PTS di Jawa Timur ⚪
‣ Perpustakaan Nasional Dunia
‣ Perpustakaan di Organisasi Regional / Internasonal‣ Perpustakaan Negara Trinidad & Tobago, Turki, Venezuela, Wales, Zambia, Zimbabwe‣ Perpustakaan Regional di : UN DHL, UN ECA, UN ECE, UN ECLAC, UN ESCAP, UN ESCWA |
|
|
|
Status Mahasiswa, Status Alumni/lulusan, Ijazah, Gelar
| ◇ | Alumni/lulusan dan mahasiswa Executive Lecture Program (Hybrid / Blended) maupun Kuliah Reguler IMA memperoleh hak akademik, ijazah, mutu, gelar, serta status yang sama. | | ◇ | Alumni/lulusan P2K IMA memperoleh gelar sesuai jenjang perkuliahan serta jurusan/bidang ilmunya, serta memperoleh hak memakai gelarnya dan mempunyai hak utk memajukan perkuliahan ke jenjang yang lebih tinggi. | | ◇ | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Executive Lecture Program (Hybrid / Blended) dan Kuliah Reguler ialah SAMA. Serta pada Ijazah maupun Transkrip tersebut, tidak tertulis apakah Alumni/lulusan P2K ataukah Alumni/lulusan Kelas Reguler. Oleh karena P2K yaitu Kuliah Reguler dgn jadwal kuliah dan peserta kuliah yang berbeda. |
Sistem Perkuliahan
| ◇ | Kompetensi dasar alumni/lulusan Program S1 Executive Lecture (Hybrid / Blended) IMA ialah mendapatkan mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; sanggup menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan secara konsisten maju serta berkembang; bisa menelusuri dan meresap informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa secara konsisten belajar. | | ◇ | Alumni/lulusan Executive Lecture (Hybrid / Blended) IMA juga dibekali dgn ilmu, etika akademik dan profesi, kesanggupan serta kemahiran mengelola tim/organisasi secara global / komprehensif pada bidang yang sebagaimana bidang kemahirannya; kesanggupan bekerjasama di dlm tim, kesanggupan memahami pengetahuan terhadap etika, kesanggupan memahami ilmu sesuai bidang ilmunya, beserta dibekali dgn kesanggupan utk mengaplikasikan teknologi informasi serta komunikasi utk kebutuhannya. | | ◇ | Mahasiswa executive lecture (hybrid / blended) yang memperoleh pekerjaan dengan sistem shift, bisa tetap mengikuti proses perkuliahan dengan baik. Hal ini dikarenakan sistem perkuliahan diselenggarakan secara profesional dgn memadukan antara Executive Lecture Program (Hybrid / Blended) dan Kuliah Reguler, oleh sebab itu utk mahasiswa yang kerja dengan sistem shift dapat mengikuti kuliah di program lainnya dengan tata cara tertentu. | | ◇ | Alumni/lulusan Executive Lecture Program (Hybrid / Blended) IMA memperoleh kemampuan penguasaan teori yang kuat beserta pendayagunaannya, serta keahlian profesional dan cara pandang yang global / komprehensif; mengembangkan sikap mental profesional yang berorientasi pd penanganan jawaban masalah berlandaskan alur berpikir-sistem; bisa meningkatkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai kesanggupan melakukan bermacam2 penelitian dasar maupun terapan. | | ◇ | Oleh karena diselenggarakan secara profesional, sistem perkuliahannya cocok untuk karyawan yang sibuk dgn pekerjaannya maupun utk yang belum kerja. Selain kuliah secara bertatap muka berhadapan langsung dengan pengajar / dosen di ruang kelas, demikian pula mengaplikasikan serangkaian metode efektif melalui tugas perorangan/kelompok yang terarah serta komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan skripsi (S1) / tugas akhir yang terarah, terprogram dan terjadwal agar mahasiswa bisa menuntaskan kuliah tepat waktu sebagaimana masa studinya. | | ◇ | Utk mahasiswa executive lecture (hybrid / blended) yang sudah bekerja diberi izin tidak menghadiri kelas/kuliah dlm beberapa pertemuan, sekiranya mahasiswa tersebut menerima tugas lembur, atau kerja dengan sistem shift, kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui tata cara tertentu. | | ◇ | Kurikulumnya berlandaskan Sistem Kredit Semester, dan mutu kurikulumnya dibuat selain berlandaskan kepada KURNAS (kurikulum nasional), demikian pula berlandaskan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni, serta kepentingan terhadap dunia kerja dan tuntutan utk memajukan ke kuliah yang lebih tinggi (Magister / S2 atau S3/Doktor). | | ◇ | Alumni/lulusan Program S1 Executive Lecture (Hybrid / Blended) IMA juga sanggup aktif berperan-serta pada kelompok kerja; bisa berkomunikasi dgn para pakar pada bidang ilmu yang tak sama dan mengaplikasikan bantuan mereka; sanggup mengaplikasikan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; bisa memulai rintisan pembentukan unit wirausaha sesuai bidang kemahirannya, sanggup mengikuti perkembangan baru di bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut. | | ◇ | Alumni/lulusan Program S1 Executive Lecture (Hybrid / Blended) IMA dipersiapkan menjadi Sarjana (S1) sesuai jurusannya, yang bisa meningkatkan identitasnya dengan bekal ilmu, teknologi, dan seni, agar sanggup memperoleh menjabarkan dan solusi masalah beserta meningkatkan ilmu pengetahuannya. | | ◇ | Kompetensi alumni/lulusannya di dlm menangani tiap masalah, sanggup mengungkap struktur dan inti persoalan dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan pemecahan jawabannya; mengetahui serta dapat mengaplikasikan kegunaan teknologi informasi; bisa mengaplikasikan ilmu; cakap dan terampil sesuai bidang kemahirannya; dapat memperoleh menjabarkan dan solusi masalah secara logika, mengaplikasikan data/informasi yang didapatkan; bisa memakai konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; bisa mandiri di dlm berkarier serta berupaya. | | ◇ | Mahasiswa executive lecture (hybrid / blended) yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang di semester atau tahun berikutnya tanpa ditarik biaya tambahan. |
Jumlah Kredit & Masa Perkuliahan Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Executive Lecture Program (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Mendapat Pekerjaan BaruMahasiswa (peserta perkuliahan) Program Kelas Karyawan di IMA ialah orang yang sudah bekerja maupun orang yang belum kerja.
Para mahasiswa ini secara konsisten bekerja sama serta saling membantu memperoleh menjabarkan dan solusi keresahan masing-masing. Baik keresahan di dlm hal pekerjaan, akademik, penghasilan/keuangan, maupun persoalan lainnya. Demikian pula dgn alumni/lulusannya, memperoleh ikatan yang kuat utk saling membantu sesama alumni/lulusan IMA.
Selama ini mahasiswa yang sudah kerja, secara konsisten bisa meningkatkan karir serta penghasilannya selama kuliah. Mereka memiliki peningkatan karir dan peningkatan penghasilan dari teman-temannya.
Namun sampai sekarang sesungguhnya mahasiswa yang belum bekerja, akan menerima pekerjaan dari sesama mahasiswanya maupun alumni/lulusannya, terutama sesama mahasiswa yang sudah kerja (sbg pemilik bengkel, pejabat pemerintah, enterpreneur, direktur, pekerja, dsb).
Pilihan Terbaik
Jadi, utk masyarakat yang sudah kerja serta relatif kesukaran di dlm mengembangkan karir serta meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti P2K / Program Kelas Karyawan di IMA yaitu pilihan terbaik / solusi pintar utk mengembangkan diri. Yaitu meningkatkan kuliah formalnya sekaligus mengembangkan pengalaman, karir, dan penghasilan.
Utk masyarakat yang belum kerja dan relatif kesukaran di dlm menerima pekerjaan. Maka mengikuti P2K / Program Kelas Karyawan di IMA ini yaitu pilihan terbaik / solusi pintar utk memiliki pekerjaan. Yaitu meningkatkan pengalaman melalui mereka (teman-temannya) yang sudah bekerja, serta akhirnya menerima pekerjaan dari sesama mahasiswanya maupun dari dirinya sendiri. Sekaligus mengembangkan kuliah formalnya. |
| |
|